Friday, April 19, 2024
HomeBeritaBeroperasi Juli 2023, Berapa Tarif LRT Jabodebek?

Beroperasi Juli 2023, Berapa Tarif LRT Jabodebek?


LRT Jabodebek ditargetkan beroperasi komersial mulai 12 Juli 2023 mendatang. Lalu, bagaimana dengan besaran tarif LRT Jabodebek yang akan dikenakan?

LRT Jabodebek masih menanti keputusan resmi dari pemerintah terkait besaran tarif jelang masa operasi komersial yang ditargetkan mulai 12 Juli 2023 mendatang. Manager Public Relation KAI Divisi LRT Jabodebek Kuswardojo mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih menanti peraturan atau regulasi terkait dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menetapkan besaran tarif LRT Jabodebek.

“Sampai saat ini kami masih menunggu adanya surat keputusan yang mengatur besaran tarif ini [LRT Jabodebek],” katanya saat dihubungi pada Kamis (11/5/2023). Sebelumnya, pihak LRT Jabodebek sempat menyebutkan putusan tarif akan diumumkan pada April 2023. Namun, hingga pertengahan Mei pengumuman terkait tarif ini tak kunjung datang.

Padahal, pengumuman besaran tarif angkutan orang dengan moda kereta api seharusnya sudah diumumkan 3 bulan sebelum diberlakukan. Ketentuan tersebut tertuang dalam pasal 3 ayat 2 Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 28/2012 tentang Pedoman Perhitungan dan Penetapan Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api menyebutkan.

Adapun, pihak LRT Jabodebek juga telah mengusulkan tarif dengan kisaran Rp15.000-Rp25.000. Kuswardojo menyebutkan, besaran tarif tersebut berpotensi lebih rendah mengingat adanya skema public service obligation (PSO) atau subsidi yang akan diberikan untuk moda transportasi massal.

“Kami harap besaran tarif yang diusulkan itu bisa lebih murah lagi karena akan ada subsidi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kuswardojo menambahkan, operasi komersil atau commercial operation date (COD) LRT ditargetkan pada 12 Juli 2023 mendatang. Dia mengatakan, progres pengerjaan LRT Jabodebek sudah mencapai 92,34 persen hingga 4 Mei 2023. Kusawardojo menuturkan, secara keseluruhan pekerjaan yang terkait operasional kereta telah rampung. Saat ini, pihaknya telah dalam tahap penyelesaian pada bangunan-bangunan stasiun dan pemasangan beberapa alat di dipo kereta.

“Secara keseluruhan, semua sarana prasarana operasional yang berkaitan dengan operasional kereta sudah siap,” pungkasnya.

Source: bisnis

RELATED ARTICLES

TRANSLATE

Most Popular