Sunday, April 21, 2024
HomeBeritaLRT Palembang Sepi, Bagaimana Kabarnya Sekarang?

LRT Palembang Sepi, Bagaimana Kabarnya Sekarang?

Lintas Rel Terpadu (LRT) Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami sepi peminat setelah masif digunakan pada ajang Asian Games 2018 lalu. Salah satu alasannya karena akses masyarakat ke LRT yang tidak begitu mudah.

Salah satu upayanya ialah dengan membuka feeder atau moda pengumpan angkutan lain. 

Manager Humas PT KAI Divre III Aida Suryanti mengatakan bahwa adanya feeder merupakan salah satu inovasi yang dilakukan untuk mendukung konektivitas LRT Sumsel serta memberikan kemudahan dan memaksimalkan keterjangkauan LRT Sumsel bagi masyarakat serta melengkapi integrasi antar moda Sebelumnya.

“Saat ini ada 7 koridor Feeder LRT Musi Emas dan akan bertambah secara bertahap yaitu 1. Stasiun LRT Polresta – via kompleks OPI, 2. Stasiun RSUD – via Sukawinatan 3. Stasiun LRT Asrama Haji – via Talang Betutu, 4. Stasiun DJKA via Terminal Pasar Plaju, 5. Kamboja – Bukit Siguntang via Stasiun LRT Demang, 6. Talang Kelapa – Talang Buruk via Asrama Haji serta 7. Asrama Haji – Sematang Borang via Jalan Nurdin Panji,” katanya kepada CNBC Indonesia, Kamis (11/5/23).

Ia menyebut bahwa keberadaan feeder LRT Musi Emas ini merupakan salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan angkutan pengumpan (feeder) bagi masyarakat pengguna LRT untuk mewujudkan sistem transportasi publik yang nyaman serta terintegrasi.

Adapun Operasional LRT Sumsel dengan 94 perjalanan setiap hari nya, mulai pukul 05.06 – 20.43 dan jarak antar stasiun (headway) 17 menit dan Saat ini Rata-rata harian penumpang untuk weekday 11.340 dan utk weekend 12.540. Volume penumpang periode Januari sampai dengan 7 Mei 2023 sebanyak 1.301.213 penumpang.

“Ada 13 stasiun yg dilalui dengan 3 stasiun paling ramai naik turun penumpang adalah stasiun Asrama Haji, stasiun Ampera dan stasiun DJKA,” ujar Aida.

Penumpang Naik

“Sejak diluncurkan pada tahun 2018, perkembangan LRT Sumsel luar biasa. Tahun 2019 penumpangnya mencapai 2,6 juta orang. Sempat menurun pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19 hanya 1,5 juta penumpang. Kemudian, pada tahun 2022 melonjak menjadi 3 juta lebih. Tahun 2023 ini kita harapkan naik signifikan menjadi 4 juta orang per tahun,” kata Menhub Budi Karya Sumadi.

Saat ini jumlah angkutan feeder LRT Sumsel (Angkot Feeder Musi Emas) yang telah beroperasi sebanyak 51 unit, yang tersebar di tujuh rute dan beroperasi mulai pagi hingga malam hari dari pukul 05.00 WIB – 19.16 WIB. Angkutan feeder saat ini memilik tujuh rute perjalanan yakni koridor 1 (Talang Kelapa – Talang Buruk) dan koridor 2 (Asrama Haji – Sematang Borang) Koridor 3 (Asrama Haji – Talang Betutu), Koridor 4 (Stasiun Polrestabes – Perumahan OPI), Koridor 5 (Stasiun DJKA – Tegal Binangun), Koridor 6 (Stasiun RSUD-Sukawinatan), dan Koridor 7 (Bukit – Stadion Kamboja via Stasiun Sriwijaya).

SourceCNBC
RELATED ARTICLES

TRANSLATE

Most Popular