Sunday, June 4, 2023
Google search engine
HomeIndonesiaPenyebab dan Gejala Penyakit Ginjal Kronis yang Perlu Anda Ketahui

Penyebab dan Gejala Penyakit Ginjal Kronis yang Perlu Anda Ketahui

Penyakit ginjal juga dapat menyerang siapa saja, namun lebih sering terjadi pada orang berkulit hitam atau berasal dari Asia Selatan. Mengutip Kidney.org, orang yang mengalami penyakit ginjal berarti 85-90 persen fungsi ginjalnya hilang dan tak bekerja dengan cukup baik. 

Penyakit ginjal memiliki berbagai jenis dan tingkat keparahan. Karena itu, kemungkinan sembuhnya tergantung pada jenis penyakit ginjal yang diderita. Beberapa jenis penyakit ginja, seperti penyakit ginjal polikistik dan glomerulonefritis dapat menjadi kronis dan sulit disembuhkan, namun dapat diobati dan dikelola dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup.X

Penyebab penyakit ginjal

Mengutip Cleveland Clinic, penyakit ginjal terjadi saat ginjal rusak dan tak dapat menyaring darah. Kerusakan dapat terjadi dengan cepat bila disebabkan oleh cedera atau racun. Ini umumnya akan terjadi selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dan diabetes menjadi penyebab paling umum dari penyakit ginjal kronis. Selain itu, ada pula penyebab dan kondisi lain yang mempengaruhi fungsi ginjal hingga menyebabkan penyakit ginjal kronis, di antaranya:

  • Glomerulonefritis, jenis penyakit ginjal ini melibatkan kerusakan pada glomeruli, unit penyaringan di dalam ginjal.
  • Penyakit ginjal polikistik, ini kelainan genetik yang menyebabkan banyak kista berisi cairan tumbuh di ginjal, dan mengurangi kemampuan fungsi ginjal.
  • Nefrosklerosis hipertensi, kerusakan ginjal tersebab hipertensi kronis.
  • Nefropati membranosa, gangguan di mana sistem kekebalan tubuh menyerang membran penyaring limbah di ginjal.
  • Obstruksi saluran kemih akibat batu ginjal, pembesaran prostat atau kanker.
  • Reflux vesicoureteral, kondisi di mana urin mengalir mundur – refluks – kembali ke ureter ke ginjal.
  • Sindrom nefrotik, kumpulan gejala yang menunjukkan kerusakan ginjal.
    Infeksi ginjal berulang (pielonefritis).
  • Nefropati terkait diabetes, ini kerusakan atau disfungsi satu atau lebih saraf, yang disebabkan oleh diabetes, yang biasanya menyebabkan mati rasa, kesemutan, kelemahan otot, dan nyeri di area yang terkena.
  • Lupus dan penyakit sistem kekebalan lainnya yang menyebabkan masalah ginjal termasuk poliarteritis nodosa , sarkoidosis , sindrom Goodpasture , dan purpura Henoch-Schonlein.

Gejala penyakit ginjal kronis

Pada tahap awal penyakit ginjal, penderita biasanya tak memiliki gejala yang terlihat. Namun, saat penyakit mulai memburuk gejalanya baru akan tampak, seperti:

  • Kebutuhan untuk buang air kecil (buang air kecil) lebih sering.
  • Kelelahan, kelemahan, tingkat energi rendah.
  • Kehilangan selera makan.
  • Pembengkakan tangan, kaki, dan pergelangan kaki Anda.
  • Sesak napas.
  • Darah dalam urin Anda; urin berbusa.
  • Mata bengkak.
  • Kulit kering dan gatal.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Sulit tidur
  • Mati rasa.
  • Mual atau muntah.
  • Kram otot.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Penggelapan kulit Anda.

Sumber: Tempo

RELATED ARTICLES
Continue to the category

TRANSLATE

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular